
Jangan biarkan komputer Anda terifeksi worm conficker. Conficker Working Group menawarkan cara mudah untuk mendeteksi infeksi Conficker melalui web browser.
1.Pastikan komputer Anda terhubung dengan internet.
2.Buka situs Conficker Working Group di alamat www.confickerworkinggroup.org.
3.Klik menu Check for Infection.
4.Lihat apakah web browser anda bisa menampilkan enam gambar yang ada dalam Conficker Eye Chart.
5.Gambar itu masing-masing adalah logo F-Secure, Secure Work, Trend Micro, Open BSD, Linux dan Free BSD.
6.Jika web browser Anda mampu menampilkan keenam gambar itu, maka komputer Anda dipastikan bebas dari infeksi Conficker.
7.Jika web browser tidak menampilkan logo F-Secure, Secure Work dan logo Trend Micro, maka komputer Anda kemungkinan terinfeksi konficker C atau varian lebih baru.
8.Jika web browser Anda tidak bisa menampilkan logo F-Secure dan logo Trend Micro, maka computer Anda kemungkinan terinfeksi Conficker A atau B.
9.Jika web browser Anda menampilkan kombinasi yang lain, maka koneksi internet Anda terlalu lambat.
10.Jika tidak ada gambar logo yang tampil dalam conficker Eye Chart, maka fitur image pada web browser Anda mati.(sumber: Harian Sindo)
Read More......
Sabtu, 30 Mei 2009
DETEKSI DINI WORM CONFICKER
Diposting oleh
Suparman
2
komentar
Senin, 18 Mei 2009
Jumat, 01 Mei 2009
Membuat Dokumen PDF dengan Office 2007
Gampang Banget Bikin PDF Dari Microsoft Office 2007!
Boss Anda meminta Anda mengirimkan laporan dalam format PDF? Atau client Anda membutuhkan info bisnis Anda, tapi Anda tidak ingin memberikan dokumen Word kepada mereka? Atau Anda ingin membawakan presentasi tetapi di kantor client tidak bisa menjalankan file PowerPoint?
Gampang saja solusinya! Cukup dengan melakukan Save As PDF pada dokumen Office Anda, maka semua masalah seperti contoh diatas bisa diselesaikan. Tidak perlu membeli software lain, yang kadang-kadang perlu biaya besar. Cukup download utility kecil SaveAsPDF dari situs Microsoft pada link di bawah ini, tinggal save, lalu install. Tanpa berbayar lagi!
http://download.microsoft.com/download/b/5/3/b5370004-d59d-493f-b005-2299ffca8596/SaveAsPDF.exe
Cara untuk menginstallnya adalah :
1.Download file SaveAsPDF&XPS di www.microsoft.com link:
http://download.microsoft.com/download/b/5/3/b5370004-d59d-493f-b005-2299ffca8596/SaveAsPDF.exe
2.Kemudian klik 2 kali pada file SaveAsPDF&XPS di folder tempat anda menyimpan hasil download tadi
3.Lalu muncul layar License Agreement, klik pada "Click here to accept..." lalu klik Continue
4.Selanjutnya tunggu sampai proses instalasi selesai dan tekan OK
Kemudian untuk menyimpan file PDF dari Microsoft Office 2007 anda adalah:
1.Buatlah sebuah dokumen dengan Microsoft Office atau Microsoft Excel
2.Setelah selesai, kemudian klik Home dan Klik Save As terus pilih PDF or XPS
3.Selanjutnya tentukan nama File anda dan pilih PDF pada type file. Klik Publish. Maka jadilah dokumen Anda dalam bentuk File PDF.(sumber: www.pcmedia.com)
Read More......
Diposting oleh
Suparman
1 komentar
Senin, 13 April 2009
Memasukkan File di Footer Dokumen MS-Word 2007
Sering kali ketika bekerja dengan dokumen, kita mungkin ingin memasukkan file di footer dokumen. Ini merupakan prosedur yang relatif sederhana. Di bawah ini akan dijelaskan cara untuk memasukkan path file untuk memasukkan file ke dalam Word 2007. Berikut langkah-langkahnya:
1.Buka MS Word 2007
2.Klik Tab Insert lalu klik Footer, pilih Blank dari menu drop down.
3.Setelah muncul Anda akan melihat bahwa Header dan Footer muncul berbarengan dan Anda akan langsung berpindah ke tab Design.
4.Arahkan pada Insert di tab Design, lalu klik Quick Parts, setelah itu klik Field...
5.Kotak Field dialog akan muncul di layar. Di bawah kategori, pilih Document Information. Dibawah File Names pilih FileName, kemudian di paling kanan berikan tanda centang pada kotak checkbox Add Path to File Name. Klik OK.
6.Sekarang anda seharusnya sudah memiliki nama file atau path di footer dari dokumen Anda. Arahkan kursor mouse dan sorot path file yang baru dimasukkan.
7.Sekarang kembali ke tab Insert dan sekali lagi klik Footer. Di bagian bawah pilih Save Selection to Footer Gallery.
8.Anda akan diminta mengisi kotak dialog yang muncul. Pada bagian Name, Ketik nama yang Anda inginkan dan klik OK.
9.Sekarang Anda akan melihat daftar drop-down building block/bangunan blok dengan nama yang Anda berikan di bagian bawah Footer. Klik kapanpun Anda ingin memasukkan informasi ke dalam footer dari dokumen.
10.Terakhir, setelah keluar dari Word, Anda akan diminta untuk menyimpan perubahan ke building blocks. Klik YES dan hasil yang disimpan bukan merupakan building blocks permanen, namun Anda dapat memasukkan path file ke dalam footer dokumen.(sumber: www.pcmedia.com)
Read More......
Diposting oleh
Suparman
0
komentar
Minggu, 29 Maret 2009
MERAWAT PRINTER INK JET AGAR TETAP MANTAP
Anda ingin output hebat dan printer tetap sehat? Tips berikut ini semoga dapat membantu dan memenuhi keinginan anda.
Sebenarnya ink jet adalah mesin presisi dan membutuhkan sejumlah perawatan agar dapat bekerja dengan baik . Berikut tips selengkapnya:
1.Catridge memiliki masa kadaluarsa, jangan menyimpan catridge terlalu bayak untuk persediaan.
2.Jangan meninggalkan printer ink jet berminggu-minggu tanpa digunakan.
3.Printer ink jet akan lebih baik dan ekonomis bila digunakan setiap hari.
4.Jika tidak digunakan setiap hari, setidaknya seminggu sekali cetak halaman uji coba menggunakan tinta hitam dan warna,kemudian jalankan utility nozzle check printer untuk memastikan tidak ada pemampatan.
5.Jika hasil cetakan sudah mulai ada goresan pituh tipis sepanjang halaman, penyebabnya biasanya akibat adanya nozzle yang tersumbat. Jalankan utiliti pengecekan nozzle untuk memastikannya, kemudian jalankan utuliti pembersih.
6.Setelah menjalankan utiliti pembersih cataklah hasilnya, jika tidak hanya akan menambah masalah baru.
7.Bila Anda harus menjalankan utility lebih dari dua kali, sebaiknya cetak dua hinggal tiga halaman uji dengan tinta hitam dan setiap warna.
8.Setelah enam kali pembersihan masih dan masih ada nozzle, matikan printer da biarkan selama dua hingga tiga jam. Kemudian coba lagi.
9.Jangan tinggalkan catridge terbuka lebih dari 30 menit, karena head-nya akan mongering sehingga catridge tidak dapat digunakan.
10.Pastikan anda mematikan printer dengan tombol aktivasinya.
Demikian semoga bermanfaat.(Sumber PC Magazine)
Read More......
Diposting oleh
Suparman
0
komentar
Jumat, 27 Februari 2009
WORD TRIK
Mengubah Jenis Huruf
Bagi anda yang biasa bekerja dengan Microsoft Word, mungkin terkadang anda merasa kesal karena pada saat membuat dokumen terkadang ada kata atau kalimat yang harus diketik berhuruf besar semua, tetapi Anda lupa menekan tombol Caps Lock . Sebenarnya Anda tidak perlu merasa kesal, karena Anda dapat dengan mudah dan cepat mengubah kata-kata tersebut tanpa harus mengetik ulang. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1.Blok kata atau kalimat yang akan Anda rubah
2.Pada toolbar kliklah tombol Home lalu pilih tombol Change case…. Yang berlogo “Aa”.
3.Bila Anda ingin agar huruf tersebut besar semua,maka Anda haru mengeklik menu UPPER CASE, tepai bila Anda ingin mengubah agar huruf tersebut menjadi kecil semua, maka Anda dapat menandai bagian Lowercase. Sementara untum membuat judul, Anda dapat mengeklik menu Capitalize Each Word.
Jika Anda ingin cara tersebut di atas dapat dilakukan lebih mudah dan cepat, ikuti langkah-langkah berikut:
1.Blok kata-kata yang akan diubah.
2.Kemudian tekan tombol Shift + F3, maka setiap kali anda menekannya, kata yang Anda blok jenis case-nya akan berubah. Dapat berubah huruf kecil semua (lowercase), dapat berubah pada huruf awal kata saja yang berubah menjadi besar (titlecase), ataupun menjadi huruf besar semua (uppercase).
Dengan memilih salah satu cara di atas, maka pekerjaan anda dalam membuat dokumen dengan Microsoft Word dapat dikerjakan dengan lebih mudah dan cepat. (sumber : Tabloid PCPLUS)
Read More......
Diposting oleh
Suparman
0
komentar
Kamis, 13 November 2008
Mendeteksi dan Membasmi Virus Komputer dari USB Flask Disk
Ada tidaknya virus pada PC bisa dideteksi dengan aplikasi virus portabel yang ada di flash disk (UFD). Berguna untuk mengamankan UFD dari virus dan membasmi virus.
Komputer bisa terinfeksi virus lewat USB flash disk (UFD). Tapi, dari mana virus di UFD itu berasal. Dari komputer yang sudah terinfeksi, tentunya. Contohnya komputer-komputer di warnet-warnet. Jadi, cegah juga masuknya virus ke dalam UFD. Caranya adalah dengan memindai komputer yang hendak dicoloki UFD.
Kita bisa menjalankan antivirus yang portable—antivirus yang disimpan di UFD, tak perlu diinstal di komputer untuk bisa berjalan. Dengan antivirus itu, komputer akan dipindai. Hmm… memang, tidak butuh waktu yang sedikit, apalgi kalau komputer memiliki file yang sangat banyak. Tetapi, memang seperti itulah kenyataan dalam dunia TI—kenyamanan berbanding terbalik dengan keamanan.
Yang kita butuhkan adalah antivirus portable, seperti AntivirX, ClamWin yang bisa diunduh dari www.clamwin.com. Kita juga perlu membuat sebuah file yang jalan otomatis ketika UFD dicolok. File itu akan menjalankan antivirus yang ada di UFD. Ini mirip dengan file jalan otomatis yang sering terdapat pada CD instalasi program.
Buka Notepad dan ketikkan baris-baris perintah berikut ini.
- [autorun]
- Open=antivirus.exe
- Action=Open Anti Virus Portable!
- Icon=icon.ico
- Label=Your_Name
Kalau sudah, simpan dengan nama autorun.inf. Agar tidak jadi file TXT, ubah Save as Type menjadi [All Files].
Berikut ini adalah penjelasan ringkas mengenai perintah-perintah dalam file autorun.inf tadi.
Perintah “Open” adalah perintah untuk membuka antivirus tersebut. Perintah Open diikuti dengan file yang menjalankan antivirus. Jadi, ganti “antivirus.exe” di perintah itu dengan nama file antivirus yang digunakan. Misalnya, nama file antivirusnya “antivirx.exe” maka perintah tersebut menjadi “Open=clamwin.exe”. Nah, kalau file itu berada di dalam folder lain—misalnya folder AntivirX 1.0, perintah itu berubah menjadi “Open=AntivirX 1.0-clamwin.exe”.
Perintah “Action”berguna untuk menampilkan kalimat pada kotak dialog ketika antivirus akan dijalankan. Kalimat yang mengikuti perintah ini boleh diganti dengan kata-kata lain.
Perintah “Icon” berfungsi untuk mengganti ikon standar UFD yang tampil pada Windows Explorer. Enggak ada fungsi khusus yang berkaitan dengan antivirus, ikon itu cuma mempercantik saja. Tentu saja file ikon harus ada juga di UFD. Nama file yang pada contoh “icon.ico” diganti sesuai dengan nama file ikon yang digunakan.
Terakhir, perintah “Label” berfungsi ntuk memberikan nama dari pada UFD. Sama seperti perintah “Icon”, perintah ini juga enggak ada hubungannya dengan usaha pencegahan masuknya virus.
Atribut file autorun.inf itu baiknya dibuat menjadi “Read-Only”–cuma bisa dibaca, tidak bisa diubah-ubah. Kalau tidak bisa diubah, berarti virus tidak akan bisa memodifikasi file tersebut. Caranya begini, klik kanan file itu, lalu klik [Properties]. Pada bagian Attributes, beri tanda centang pada [Read-Only].
Berikut ini adalah penggunaan UFD untuk mendeteksi virus yang ada pada komputer.
- Masukkan UFD namun jangan membuka flash disk pada komputer. UFD belum dibuka, virus dalam komputer tidak akan masuk ke dalam flash disk atau sebaliknya.
- Jalankan fungsi jalan otomatis dengan mengklik tombol [OK] pada kotak dialog yang muncul. Antivirus portabel yang ada pada UFD akan berjalan.
- Scan virus pada komputer, khususnya pada C:-Windows-System32.
- Kalau ada antivirus melaporkan adanya virus, jangan ragu, komputer itu memang bervirus.
- Selanjutnya silakan bersihkan komputer itu. Kalau tidak, yah cabut saja buru-buru UFD yang dicolok.
Caption:
- File autorun.inf yang akan menjalankan antivirus secara otomatis berisi baris-baris perintah seperti tampak pada gambar.
- Ketika dijalankan, muncul sebuah pilihan dengan teks seperti yang dimasukkan pada baris perintah “Action”. Pilih itu dan klik [OK].Sumber (http://komputertrik.wordpress.com)
Diposting oleh
Suparman
0
komentar
Rabu, 05 November 2008
MERAWAT MATA DARI RADIASI MONITOR KOMPUTER
Bagi para karyawan atau pekerja kantoran yang setiap hari berada di depan computer harus menjaga dan merawat kesehatan matanya dari pengaruh radiasi computer. Mata merupakan salah satu aset yang paling berharga sehingga harus dijaga benar kesehatannya. Radiasi dari monitor computer dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia. Gejala mata yang tidak sehat karena terkena radiasi computer adalah kelelahan mata, pandangan menjadi kabur dan mata kering. Masalah visual lainnya yang timbul adalah soal gangguan sakit kepala dan sakit leher atau bahu. Berikut ini beberapa tips untuk menjaga mata dari radiasi monitor :
1. Pakai pelindung layar komputer (filter) untuk mengurangi radiasi yang ditimbulkan komputer.
2. Pilih layar komputer yang radiasinya rendah, seperti layar LCD (liquid crystal display).
3. Jagalah jarak pandangan mata dengan monitor. Idealnya, jarak minimum antara mata dengan monitor komputer adalah 45 cm.
4. Sesuaikan posisi layar komputer dengan mata, jangan ketinggian dan jangan terlalu rendah karena bisa menyebabkan sakit leher.
5. Sesuaikan pencahayaan monitor dengan intensitas kenyamanan mata.
Brightness yang terlalu terang atau terlalu buram tidak baik bagi kesehatan mata.
6. Istirahatkan mata sejenak. Jangan terus-terusan melototin layar komputer. Usahakan sediakan waktu beberapa menit untuk mengendorkan dan mengistirahatkan mata Anda.
7. Seringlah mengedipkan mata demi menghindari mata menjadi kering.
Jarang mengedipkan mata akan membuat mata menjadi kering.
8. Pakailah kacamata dengan lensa khusus untuk komputer.
9. Perbanyak konsumsi vitamin A agar mata tetap dalam kondisi baik.
10. Jika merasa mata mengalami gangguan, segera pergi ke dokter mata untuk meyakinkan bahwa mata Anda benar-benar sehat.
Diposting oleh
Suparman
0
komentar
Senin, 27 Oktober 2008
MEMBUAT & MENCETAK LABEL SURAT MASSAL
Jika Anda ingin mengirim surat massal ke daftar alamat yang Anda buat pada worksheet Microsoft Office Excel, Anda bisa menggunakan Microsoft Office Word mail merge. Gunung Sarjono
ATUR DAFTAR ALAMAT (1)
Daftar alamat pada Excel harus sesuai dengan struktur tabular yang diperlukan oleh mail merge. Pada work-sheet, lakukan langkah berikut untuk mengatur daftar alamat: Gunakan judul kolom untuk mengidentifi kasi jenis data yang terdapat pada tiap kolom. Sebagai contoh, gunakan judul Nama Depan, Nama Belakang, Alamat, dan
ATUR DAFTAR ALAMAT (2)
Gunakan kolom terpisah untuk setiap elemen yang ingin Anda masukkan ke dalam mail merge. Anda bisa juga menggunakan mail merge untuk membuat
BERI NAMA DAFTAR
Untuk membantu mencari dan memilih daftar alamat ketika mail merge, buat nama untuk daftar alamat. Pada worksheet, pilih seluruh daftar alamat, termasuk sel yang berisi judul kolom. Pada tab Formula, di grup Defined Names, klik Define Name. Pada boks Name, ketik nama untuk daftar ala-mat, misalnya Kartu_Ucapan, dan kemudian klik OK. Karakter pertama harus huruf dan Anda tidak bisa memberi spasi antara kata. Jadi sebagai pengganti spasi, kita gunakan karakter garis bawah (_). Simpan dan tutup workbook.
KONFIGURASI LABEL (1)
Untuk membuat dokumen label, Anda harus menyamakan dimensi label pada worksheet dengan label yang hendak Anda gunakan. Jalankan Word. Secara default, Word membuka dokumen kosong. Biarkan tetap terbuka, karena jika ditutup maka perintah pada langkah selanjutnya tidak akan tersedia. Pada tab Mailings, di grup Start Mail Merge, klik Start Mail Merge. Klik Labels.
KONFIGURASI LABEL (2)
Pada kotak dialog Label Options, tentukan jenis printer yang Anda gunakan untuk mencetak label, supplier yang membuat label Anda, dan nomor produk yang sesuai dengan yang tertera pada paket label. Setelah memilih opsi label yang diinginkan, klik OK. Word membuat dokumen yang menggunakan tabel untuk menata label. (Jika Anda tidak melihat garis pemisah label, klik tab Layout di bawah Table Tools, dan kemudian di grup Table, klik View Gridlines).
HUBUNGKAN DATA KE LABEL (1)
Untuk menggabungkan data alamat ke dalam label, Anda harus menghubungkan label ke worksheet yang berisi daftar alamat. Jika ini adalah kali pertama Anda menghubung-kan ke worksheet, lakukan langkah berikut: Klik Microsoft Of-fice Button dan kemudian klik Word Options. Klik Advanced. Gulung bagian General dan beri tanda centang ([1]) Confirm the format conversion to open. Klik OK.
HUBUNGKAN DATA KE LABEL (2)
Dengan dokumen mail merge terbuka, pada tab Mailings, di grup Start Mail Merge, klik Select Recipients, dan kemudian klik Using Existing List. Cari worksheet Excel pada kotak dialog Select Data Source, dan klik ganda fi le. Pada kotak dialog Confi rm Data Source, klik MS Excel Worksheets via DDE (*.xls), dan kemudian klik OK. (Jika Anda tidak melihat MS Excel Worksheet via DDE (*.xls), beri tanda centang ([1]) Show all).
HUBUNGKAN DATA KE LABEL (3)
Pada kotak dialog Microsoft Office Excel, untuk Named or cell range, pilih range sel atau worksheet yang berisi informasi yang ingin Anda masukkan, dan kemudian klik OK. Label sekarang terhubung ke data pada worksheet, tapi label masih tetap kosong. Jika dibutuhkan, Anda bisa menentukan daftar penerima seperti yang akan dilakukan pada langkah berikutnya, atau Anda bisa langsung ke langkah 11 untuk mengisi label dengan tempat alamat.
TENTUKAN PENERIMA (1)
Pada tab Mailings, di grup Start Mail Merge, klik Edit Recipient List. Pada kotak dialog Mail Merge Recipients, lakukan salah satu hal berikut: (i) Pilih setiap record—metode ini paling cocok jika daftar alamatnya pendek. Beri tanda centang ([1]) di sebelah penerima yang ingin dimasukkan, dan hilangkan tanda centang ([1]) di sebelah penerima yang ingin dikeluarkan. (ii) Filter records—metode ini cocok jika daftar berisi record yang tidak ingin Anda lihat atau sertakan dalam merge. Setelah memfilter daftar, Anda bisa memilih atau menghilangkan tanda centang ([1]) untuk memasukkan atau mengeluarkan suatu record.
TENTUKAN PENERIMA (2)
Untuk memfi lter record, di bawah Refi ne recipient list, klik Filter. Di tab Filter Records pada kotak dialog Filter and Sort, pilih kriteria yang ingin digunakan untuk memfi lter record. Untuk menambahkan kriteria lainnya, klik And atau Or, dan kemudian tentukan kriteria lainnya. Anda bisa mengurutkan record dengan mengklik judul kolom yang ingin digunakan sebagai pengurutan, dan kemudian klik Sort records. Word mengurutkan daftar secara abjad menurun (dari A ke Z). Klik lagi judul kolom untuk mengurutkan daftar secara abjad menaik (dari Z ke A).
PETAKAN FIELD – DATA
Untuk memastikan Word bisa mengambil kolom data yang sesuai dengan semua elemen alamat, Anda harus memetakan fi eld mail merge pada Word ke kolom pada file data. Untuk memetakan fi eld, pada tab Mailings, di grup Write & Insert Fields, klik Match Fields. Kotak dialog Match Fields akan tampil. Elemen alamat ditampilkan di sebelah kiri. Judul kolom data ditampilkan di sebelah kanan. Word mencari kolom yang paling cocok dengan setiap elemen.
KETIK ISI DAN MASUKKAN FIELD
Klik di mana Anda ingin memasukkan field. Pada tabMailings, di grup Write & Insert Fields: Klik AddressBlock untuk memasukkan nama, alamat, dan informasi lainnya. Atau, klik Insert Merge Field untuk memasukkan informasi dari field tertentu, seperti nama depan atau nomor telepon. Setelahmengeset label pertama sesuai keinginan Anda, pada grupWrite & Insert Fields, klik Update Labels. Word akan memberlakukan layout label pertama ke label lainnya.
PREVIEW DAN CETAK MAIL MERGE
Setelah memasukkan field ke label, Anda bisa melihat hasil mail merge. Pada tab Mailings, di grup Preview Results, klik Preview Results. Lihat seluruh label dengan mengklik tombol Next Record dan Previous Record di grup Preview Results. Untuk melihat label tertentu, klik Find Re-cipient. Setelah puas dengan hasilnya, Anda bisa mencetak label. Pada tab Mailings, di grup Finish, klik Finish & Merge, dan kemudian klik Print Documents. Pilih apakah Anda ingin mencetak keseluruhan label, hanya label yang sedang dilihat, atau sebagian label tertentu.
SIMPAN MAIL MERGE
MENGHENTIKAN DAN MELANJUTKAN MAIL MERGE
Jika harus berhenti dulu, Anda bisa menyimpan dokumen label seperti halnya dokumen biasa dan melanjutkan merge nanti. Ketika melanjutkan merge, buka dokumen label yang Anda simpan. Word menampilkan boks pesan yang menanyakan bahwa Anda ingin membuka dokumen dan menjalan perintah SQL (perintah SQL yang menghubungkan Word ke sumber file Excel). Klik Yes untuk terhubung ke file sumber Excel dan mengambil daftar alamat. Teks dokumen label, beserta semua fi eld yang Anda masukkan akan tampil. Klik tab Mailings dan lanjutkan merge.(Sumber: www.pcmedia.co.id)
Diposting oleh
Suparman
0
komentar

